Wisuda

Emden, 1 April 2005 17:00 waktu Jerman (awal musim Semi).

Alhamdulillah, akhir nya aku bisa dapet titel S2 ku “Master of Engineering (M.Eng)”. Senang en lega banget rasa nya, akhir nya usaha ku gak sia-sia apalagi dengan hasil yg sangat memuaskan lebih bagus dr S1 ku. Wisuda di Jerman jauh sangat berbeda dengan wisuda di Indonesia (ITB terutama), gak ada kebaya en toga apalagi ‘banjur2′ an :). Untuk kota sekecil Emden, rasa nya wisudawan/wisudawati sebanyak 66 orang (Dipl-Ing en Master student) http://www.emderzeitung.de sudah cukup memeriahkan acara wisuda di sebuah perpustakaan plus gereja di http://www.jalb.de apalagi banyak yang ditemenin ama keluarga (not me :( ). Cuman pidato dari para dekan en penyerahan ijasah yang memakan waktu hanya 1 jam, trus dilanjutkan photo-photo en minum wine atau orange jus sambil ngobrol ama para professor yang juga berlangsung kurang dari 1 jam. “Rencana setelah ini apa ya?” itulah yg ditanya kan semua orang kemaren :D. Dengan yakin aku sih jawab “gi nunggu ijin kerja he he he *sambil nyengir ala orang jerman*”. Pada gak percaya sih kalo aku bilangin begitu, apalagi buat aku seorang ‘foreigner’ bisa dapet kerja abis kelar kuliah meski di perusahaan kecil sih :D http://www.img.de. Soal nya banyak disini yang abis lulus pada nganggur atau nyambi kerja di restaurant sambil nunggu visa abis en cari2 kerja, syukur2 ada yang manggil interview. Sebener nya bukan tujuan ku untuk kerja di Jerman, tapi karena ada yang nawarin ya dicoba aja :). Pengen nya bisa kerja di Asia aja, biar bisa deket kalo pp ke Indo :D. Ada yang punya lowongan barang kali?



Merename HD di Mac OS X kalau sudah kekunci

Sederhana saja!

  1. Buka terminal
  2. su -
  3. df
    liat yang / aja … perhatikan /dev/???? contoh /dev/disk0s3
  4. diskutil rename /dev/disk0s3 DickyG4
  5. ada yg bilang gini jg bisa ….
    diskutil rename / [NamaBaru]
    …. belum dicoba sih :p


Menaikkan Limit Proses per UserID di MacOS X

MacOS X secara default memiliki limit proses per user id yang sangat kecil (bagi ku lho), krn kebutuhan sehari2ku membutuhkan sangat banyak console/terminal yang biasanya per terminal melakukan ssh ke beberapa server.

Limit yg aku alamin adalah sekitar 25 Terminal dengan masing2 melakukan ssh, atau sekitar 40-50 Terminal tanpa melakukan proses apa2.

Pesan apakah yang akan diperoleh jika kita mencapai limit tsb :
fork: Resource temporarily unavailable

Setelah googling, akhirnya menemukan situs ini.

Yang kurang lebih mengusulkan demikian *aku mengubah value nya, biar puas*

  1. buat file /etc/sysctl.conf dengan isi sbb :
    kern.maxproc=2048
    kern.maxprocperuid=2048

    2048 adalah nilai max lho … gak perlu digedein lagi ;)
  2. tambahkan baris pada /etc/rc.common :
    ulimit -u unlimited
  3. yang ini agak ribet ….
    # cd /System/Library/Frameworks/ApplicationServices.framework/\
    Frameworks/CoreGraphics.framework/Resources/
    # mv WindowServer WindowServer.orig

    buat file baru yg nama nya WindowServer dg isi sbb :

    #!/bin/bash
    ulimit -u unlimited
    /System/Library/Frameworks/ApplicationServices.framework/\
    Frameworks/CoreGraphics.framework/Resources/WindowServer.orig "$*"

    lalu tambahkan permission pada file tadi :
    chmod a+rx WindowServer

  4. Lalu silahkan reboot sistem

Hasil yang aku dapet adalah : limit saat ini adalah dapat membuka 128 Terminal dan masing2 masih bisa membuka ssh. Peningkatan sekitar 150% dari limit sebelumnya.

Selamat mencoba!



dnetc -benchmark di ibook G4 1.25Ghz 512MB

Ini hasil “dnetc -benchmark” di iBook G4 12″ 1.25Ghz 512MB (processor performance Highest), running ShapeShifter, Konfabulator 5 Widgets, Camino 2 tabs, Thunderbird, Desktop Manager dg 9 Virtual Desktop, Adium, Bluephone Elite, WiFi, BwanaDik, Terminal 1 utk dnetc.

Hasil nya:
dnetc v2.9009-494-CTR-04081423 for Mac OS X (Darwin 7.8.0).
Please provide the *entire* version descriptor when submitting bug reports.
The distributed.net bug report pages are at http://www.distributed.net/bugs/

[Mar 25 02:08:25 UTC] Automatic processor type detection found
a PowerPC 7447A (G4) processor.
[Mar 25 02:08:25 UTC] RC5-72: using core #4 (KKS 7450).
[Mar 25 02:08:46 UTC] RC5-72: Benchmark for core #4 (KKS 7450)
0.00:00:16.80 [11,343,671 keys/sec]
[Mar 25 02:08:46 UTC] OGR-P2: using core #1 (KOGE 2.0 Hybrid).
[Mar 25 02:09:06 UTC] OGR-P2: Benchmark for core #1 (KOGE 2.0 Hybrid)
0.00:00:16.68 [24,182,359 nodes/sec]

* dnetc bisa di download di sini



Sedikit Tip untuk Mengoptimalkan MacOS X

Sistem terlalu berat ato lemot ? Memori kurang ?
Upgrade donk !!! Heheheheee :) Upgrade hanya dilakukan jika kita punya kebutuhan melebihi dari yang udah ada skrg. Tp kl sistem lemot or keabisan memori pdhl aplikasi yg running jg biasa2 aja …. ayo dioprek!

  1. Buang Services yang tidak dibutuhkan (tiap orang mungkin berbeda ya)
    - Bikin dulu directory /Disabled_StartupItems
    - Lalu masuk ke directory /System/Library/StartupItems dan /Library/StartupItems
    - nah dari sini, pindahkan apa2 yang dianggep gak perlu, contoh: Postfix, AppleShare, LDAP, NIS, Portmap, SNMP, RemoteDesktopAgent, mDNSResponder, BIND, NFS
    - contoh : mv /System/Library/StartupItems/LDAP /Disabled_StartupItems/
    - dan seterusnya
  2. Menaikkan Ukuran Standard Swap File
    - by default swapfile yang dibuat adalah : file pertama 64MB, jika kurang maka dibuat file kedua 64 MB, ketiga 128MB, dan keempat 256MB, selanjutnya belum pernah kesampean :)
    - mengubah size standardnya adalah dengan cara mengedit file /etc/rc, cari baris yg berbunyi :
    dynamic_pager -F ${swapdir}/swapfile
    lalu ubah menjadi
    dynamic_pager -S 819200000 -F ${swapdir}/swapfile
    dgn asumsi file swap lsg dibuat 800MB, ukuran dalam bytes ya ;-)
  3. Bikin swap partisi khusus
    - jauh lebih baik lagi jika swap file ini dipisahkan partisinya dari sistem, terpaksa partisi ulang harddisk kamu :) tambah harddisk, menurut info yg belum dibuktikan ukuran swap sekitar 500MB utk MacOSX masih memadai, saran ku sih …. kasih aja 1GB ;-)
    nah dengan partisi terpisah, apa yang musti dilakukan … ubah lokasi penempatan swapfile : edit file /etc/rc cari baris yg berbunyi :
    swapdir=/private/var/vm
    ubah menjadi :
    swapdir=/Volumes/Swap” (nama Swap diganti dengan nama partisi yang khusus dibuat utk swap)


Pages: Prev 1 2 3 ...93 94 95 96 97 ...103 104 105 Next