Laporan MozParty 2 (Pesta Firefox) …

Laporan pandangan mata dari acara MozParty 2 yang berlangsung atas inisiatif Viking Karwur di Movenpick Marche Restaurant, Graha Surya Nusa, Jl H.R Rasuna Said Kav X-0, Jakarta, dimulai sekitar jam 20.00 sampai 21.30. Amen, Eko, Pras, aku, Nugi en Priyadi janjian kumpul dulu jam 19.00an di Ambasador, en parkir mobil di Mega Kuningan lalu jalan kaki ke Kuningan! :)

Yang hadir : Viking Karwur, Joshua, David E. Sundah, Eko Juniarto, Amen, M. Prasodjo, Priyadi, Nugi Nugraha, aku sendiri, dan rada telat dateng Idban.
Acara langsung dibuka oleh Viking Karwur dengan sambutan, perkenalan dari masing2 yang hadir dan acara pembagian door prize 2 buah buku, buku pertama diberikan pada pengunjung pertama yaitu Joshua dan satu lagi pada pemenang undian yaitu Amen. Bukunya berjudul : “Rapid Application Development With Mozilla”, Penulis: Nigel McFarlane.
(more…)





Iseng2 Nerjemahin GNOME

Mulai weekend kemaren, aku mencoba menerjemahkan GNOME ke bahasa Indonesia.
GNOME ID dr MDAMTHal ini dilatarbelakangi oleh beberapa hal :

  1. Merasakan masih kurangnya terjemahan B. Indonesia di GNOMEnya Fedora Core 3
  2. Merasa Blankon Linux sudah mendekati masa release
  3. Lagi rada bosen dengan kerjaan yang ada ;-)
  4. Emang doyan nerjemahin :D

(image diambil dari gnome.linux.or.id, screenshot dari MDAMT)
Saat ini aku telah melengkapi terjemahan untuk gdm, yang ternyata cukup banyak pdhl tertulis tinggal beberapa persen lagi :D. Lalu baru saja menyelesaikan menerjemahkan totem, dari nol lho ;-) Mudah2an terjemahanku masih bisa dimengerti.

Menerjemahkan aplikasi itu emang gampang2 susah. Kita dituntut untuk konsisten dalam menerjemahkan dan kadang2 terasa lebih baik menggunakan bahasa inggris untuk beberapa istilah. Mungkin hal ini karena kita terbiasa berkomunikasi dengan istilah2 tersebut dan semua orang mengerti itu. Tetapi aku juga beranggapan bahwa bahasa aslinya pun kadang2 tidak konsisten dan terkadang juga janggal artinya.

Ayo kita bantu proses penerjemahan aplikasi opensource ke Bahasa Indonesia !
Situs Gnome Indonesia



Which File Extension Are You?



Tips Mengadministrasi Unix/Linux Server via Remote #1

Hari ini aku belajar banyak hal baru ttg Linux :D

  1. aku belajar syntax sederhana dari “expect”
    expect ini sangat bermanfaat buat temen2 yg suka scripting, fungsi dia adalah mampu “mengotomasikan” proses interaksi keyboard input. contoh : su – ato passwd … kl kita jalankan akan memberikan prompt “Password: ” atau sejenisnya. Nah utk memasukan password secara otomatis (tidak perlu diketikan lagi), kita bisa manfaatkan scripting dg expect ini.
    contoh sederhana :
    #!/usr/bin/expect -f
    spawn ftp localhost
    expect "login:"
    send "dicky\\r"
    expect "password:"
    send "wahyu\\r"
    interact
  2. sshd dapat dijalankan oleh user biasa, dengan beberapa catatan :
    • punya “copy” dr /etc/ssh sendiri (yg ownernya user tsb)
    • running/listen di port di atas 1024
    • matikan privilege separation
    • gunakan public key utk masuk ke sshd yg non-root ini, krn dia tidak bisa baca /etc/shadow
    • arahkan host_key rsa/dsa key di sshd_config ke file yg ownership nya milik si user

    contoh syntax :
    /usr/sbin/sshd -p 2222 -f /home/dicky/sshd_config

  3. sshd lebih baik dijalankan lebih dari 1, dengan kata lain: selain di port 22, pasang sshd di port lain. Dengan sshd_config yg berbeda pula juga, dan utk yg sedang upgrade openssh: jgn lsg main timpa yg lama, install di directory yg berbeda dulu, jalankan dg config tersendiri. kl sudah ok, baru timpa yg lama.
  4. jgn malu2 utk pasang /usr/sbin/sshd ato script utk merunning sshd di cron, silahkan dipasang utk tiap 1, 5, 30, 60 menit sekali. Hal ini akan banyak membantu temen2 yg lg upgrade system, dan cron ini tidak akan membebani system koq.
    Contoh:
    */10 * * * * /usr/sbin/sshd -p 22
    */30 * * * * /usr/sbin/sshd -p 222

Semoga bermanfaat ! ;-)



Pages: Prev 1 2 3 ...97 98 99 100 101 102 103 104 105 Next