Tombol Penting saat boot Apple

Beberapa tombol penting yang dapat membantu saat Apple boot-up (setidaknya G3 ke atas).
Petunjuk penggunaan, tekan tombol berikut saat layar masih blank (hitam), dan lepaskan tombol tersebut jika sudah muncul gambar apel dan sesuatu yang melingkar/icon lain nya.

  1. tombol “C”, untuk boot ke CD
  2. tombol “Option”, untuk menampilkan pilihan device yang dapat di boot, misal Firewire/CD/HD
  3. tombol “Shift”, untuk masuk ke MacOS X dengan Safe Mode
  4. tombol “T”, untuk boot ke Firewire
  5. tombol “N”, untuk boot via Network
  6. tombol “Command-V”, untuk boot Verbose, menampilkan kernel message saat boot up
  7. tombol “Command-S”, untuk boot Single User Mode, biasanya digunakan untuk maintenance atau kegagalan sistem
  8. tombol “Command-Option-Shift-Delete”, untuk membypass boot dari HD
  9. tombol “Command-Option-P-R”, untuk mereset PRAM dan NVRAM, efek nya antara lain tanggal di apple ke-reset
  10. tombol “Command-Option-O-F”, untuk masuk ke OpenFirmware, BIOSnya Apple

Apalagi ya … hemmm … nanti kl nemu, bakal aku update deh ;-)

PS: Command itu sama dengan tombol yang bergambar Apel atau Segiempat yg ujung nya bulet2 gak jelas itu :p



MacOS X 10.3.9 Update

Berdasarkan info, update ini berisi tentang :
- perbaikan dalam file sharing antara Mac dan Win
- perbaikan juga untuk mail, safari dan stickies
- tambahan kompatibilitas dengan third-party application dan perangkat lain
- dan beberapa security updates sblm 10.3.9 ini :D

Ayo buruan diupdate ya ;-) Dan Nantikan OS X Tiger segera di Mangga Dua dan Torrent2 terdekat :p



Merename HD di Mac OS X kalau sudah kekunci

Sederhana saja!

  1. Buka terminal
  2. su -
  3. df
    liat yang / aja … perhatikan /dev/???? contoh /dev/disk0s3
  4. diskutil rename /dev/disk0s3 DickyG4
  5. ada yg bilang gini jg bisa ….
    diskutil rename / [NamaBaru]
    …. belum dicoba sih :p


Menaikkan Limit Proses per UserID di MacOS X

MacOS X secara default memiliki limit proses per user id yang sangat kecil (bagi ku lho), krn kebutuhan sehari2ku membutuhkan sangat banyak console/terminal yang biasanya per terminal melakukan ssh ke beberapa server.

Limit yg aku alamin adalah sekitar 25 Terminal dengan masing2 melakukan ssh, atau sekitar 40-50 Terminal tanpa melakukan proses apa2.

Pesan apakah yang akan diperoleh jika kita mencapai limit tsb :
fork: Resource temporarily unavailable

Setelah googling, akhirnya menemukan situs ini.

Yang kurang lebih mengusulkan demikian *aku mengubah value nya, biar puas*

  1. buat file /etc/sysctl.conf dengan isi sbb :
    kern.maxproc=2048
    kern.maxprocperuid=2048

    2048 adalah nilai max lho … gak perlu digedein lagi ;)
  2. tambahkan baris pada /etc/rc.common :
    ulimit -u unlimited
  3. yang ini agak ribet ….
    # cd /System/Library/Frameworks/ApplicationServices.framework/\
    Frameworks/CoreGraphics.framework/Resources/
    # mv WindowServer WindowServer.orig

    buat file baru yg nama nya WindowServer dg isi sbb :

    #!/bin/bash
    ulimit -u unlimited
    /System/Library/Frameworks/ApplicationServices.framework/\
    Frameworks/CoreGraphics.framework/Resources/WindowServer.orig "$*"

    lalu tambahkan permission pada file tadi :
    chmod a+rx WindowServer

  4. Lalu silahkan reboot sistem

Hasil yang aku dapet adalah : limit saat ini adalah dapat membuka 128 Terminal dan masing2 masih bisa membuka ssh. Peningkatan sekitar 150% dari limit sebelumnya.

Selamat mencoba!



Sedikit Tip untuk Mengoptimalkan MacOS X

Sistem terlalu berat ato lemot ? Memori kurang ?
Upgrade donk !!! Heheheheee :) Upgrade hanya dilakukan jika kita punya kebutuhan melebihi dari yang udah ada skrg. Tp kl sistem lemot or keabisan memori pdhl aplikasi yg running jg biasa2 aja …. ayo dioprek!

  1. Buang Services yang tidak dibutuhkan (tiap orang mungkin berbeda ya)
    - Bikin dulu directory /Disabled_StartupItems
    - Lalu masuk ke directory /System/Library/StartupItems dan /Library/StartupItems
    - nah dari sini, pindahkan apa2 yang dianggep gak perlu, contoh: Postfix, AppleShare, LDAP, NIS, Portmap, SNMP, RemoteDesktopAgent, mDNSResponder, BIND, NFS
    - contoh : mv /System/Library/StartupItems/LDAP /Disabled_StartupItems/
    - dan seterusnya
  2. Menaikkan Ukuran Standard Swap File
    - by default swapfile yang dibuat adalah : file pertama 64MB, jika kurang maka dibuat file kedua 64 MB, ketiga 128MB, dan keempat 256MB, selanjutnya belum pernah kesampean :)
    - mengubah size standardnya adalah dengan cara mengedit file /etc/rc, cari baris yg berbunyi :
    dynamic_pager -F ${swapdir}/swapfile
    lalu ubah menjadi
    dynamic_pager -S 819200000 -F ${swapdir}/swapfile
    dgn asumsi file swap lsg dibuat 800MB, ukuran dalam bytes ya ;-)
  3. Bikin swap partisi khusus
    - jauh lebih baik lagi jika swap file ini dipisahkan partisinya dari sistem, terpaksa partisi ulang harddisk kamu :) tambah harddisk, menurut info yg belum dibuktikan ukuran swap sekitar 500MB utk MacOSX masih memadai, saran ku sih …. kasih aja 1GB ;-)
    nah dengan partisi terpisah, apa yang musti dilakukan … ubah lokasi penempatan swapfile : edit file /etc/rc cari baris yg berbunyi :
    swapdir=/private/var/vm
    ubah menjadi :
    swapdir=/Volumes/Swap” (nama Swap diganti dengan nama partisi yang khusus dibuat utk swap)


Pages: Prev 1 2 3 ...10 11 12 13 14 15 16 17 18 Next